Langsung ke konten utama

Melawan KAMU

Awalnya down banget, sedih, enggak karu-karuan. Alhasil berat badan naik drastis!
Saya memutuskan untuk googling di internet, cari penyebabnya dan bagaimana mengatasinya.
Apa yang terjadi? Malah makin stres 😭. Akhirnya saya coba googling pengalaman-pengalaman orang lain yang mengalami hal sama. 
Saya menemukan situs dengan curhatan wanita-wanita bernasib sama seperti saya. Perjuangan mereka membuat saya terharu dan tanpa sadar mata sampai berkaca-kaca 😢.
Ternyata banyak yang berhasil, banyak yang BISA!!!
Baiklah sekarang saya tahu apa yang harus dilakukan. Tarik napas, hembuskan. Kencangkan doa, kuatkan komitmen, lakukan yang terbaik!!!!
Bismillaah.. AKU PASTI BISA !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Celupkan Jarimu Ke Air Lautan (Taufiq Ismail)

Bertanya seseorang pada junjungan kita; Wahai Rasulullah tercinta Bandingkan dunia kini dengan akhirat nanti Menjawab Rasulullah Sallallahu’alaihiwassalam; Celupkan jarimu ke air lautan Air yang menetes dari ujung jarimu Itulah dunia seisinya Air yang selebihnya di lautan Air yang seluruh di samudra Itulah akhirat nanti Wahai alangkah kecil arti dunia Wahai alangkah kerdil arti dunia Wahai alangkah remeh arti dunia Wahai alangkah wahai Tak berartinya dunia Yang mengejar akhirat Akan mendapatkan akhirat dan dunia Yang mengejar dunia Cuma mendapat dunia

INI CITA-CITA KU!

Cita-cita dan harapan, dua kata yang hampir bermakna sama. Saya lebih suka menyebutnya dengan cita-cita. Cita-cita dahulu dan kini memang bisa berbeda. Jika dahulu saya punya cita-cita untuk menjadi seorang dokter, maka hari ini saya tinggikan cita-cita saya, menjadi cita-cita yang menurut saya banyak ditinggalkan kaum anak-anak dan kaum dewasa saat ini. Ya, saya bercita-cita menjadi Doktor kemudian Professor! Mengapa saya bisa berkata bahwa cita-cita ini tidak banyak dilirik orang? Beberapa pekan lalu, saya hadir dalam sebuah forum mahasiswa. Setiap mahasiswa mengungkapkan cita-citanya. Saya waktu itu mendapat giliran terakhir setelah 20-an orang menyatakan cita-citanya. Tidak ada satupun cita-cita yang sama. Coba tebak, apa cita-cita mereka semua? Hampir semua bercita-cita sebagai seorang wirausahawan di bidang pertanian dan kuliner, sebagian lagi bercita-cita sebagai politisi dan menteri, bahkan istri menteri. Semua cita-cita yang dahulu sempat menggayut dalam pikiran saya. ...