Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label red cross

Detik ke-5

Teringat, waktu kemarin ada di markaz. Aku    : Mif, aku baru sadar. Lagunya edcoustic ada yg galau abis. Miftah : Yang mana,ta? Aku    : Buka netbookmu, lagu edcoustic yang jaman dulu. "nantikanku di batas waktu" Miftah : Kok liriknya gak jelas? Aku    : Searching liriknya mari kita dengarkan... Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci Tak perlu engkau menyangsikan Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu Tak perlu dengan kata-kata Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan Kalau memang kau pilihkan aku Tunggu sampai aku datang nanti Kubawa kau pergi kesyurga abadi Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu Nantikanku dibatas waktu Miftah : Aku ra dong ta'. Aku    : Podo aku yo ra dong. Miftah : Aku cuma tahu yang bagian ini 'Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu. Nantikanku dibatas waktu. Ternyata ya, selama ini pendengaran saya k...

Lomba PMR se-DIY 2012

Untuk adek-adek SMP yang aktif mengikuti kegiatan PMR maupun Pramuka, boleh dicoba lo lombanya... siapa tahu dapat juara? Dan yang pasti dapat pengalaman yang luar biasa. Belum pernah ke SMA 1? inilah saat yang tepat untuk mengenalnya lebih dalam, terutama PMRnya! Join us! @Junior Red Cross Invitation 2012 Jenis Lomba : LCC  (3 orang), PP (3 orang), PLA (3 orang)

Setetes Darah Untuk Seribu Pelangi

Tunjukkan aksi pedulimu! ikuti Donor Darah 19 Februari 2012, persembahan terbaik tahun ini dari SMA Negeri 1 Yogyakarta dengan Anda tentunya! Tahukan Anda bahwa donor darah mempunyai manfaat yang luar biasa?  check this site! http://tipsku.info/manfaat-donor-darah/ alabik.com/manfaat-donor-darah-bagi-kesehatan.htm l

Sang Pahlawan dan Pemberontak

Kali ini ia telah menjadi bagian dari perjalananku. Membakar habis energi dalam tubuh ini. Mentatih jiwaku untuk terus bersembunyi dalam kenyataan yang ada. Ia telah membangkitkan rasa untuk berterus terang bahwa hidup ini fana, bahwa jiwa ini tak luput dari kekuasaan-Nya. Aku berjuang bersamanya bahkan sangat percaya padanya dan akhirnya terpakulah aku pada pendiriannya. Awalnya aku sangat takut menduakan yang lain, takut akan jiwa yang tergoncang karena amanah-amanah yang dia berikan. Ya, inilah jalanku. Memutuskan sendiri akan kehidupan di bawah perisainya. Di tengah ketidakpastian itu, hadir seorang jiwa yang senantiasa memberikanku kekuatan. Aku tahu kekuatan yang luar biasa itu datang dari-Mu ya Rabbi dan Kau anugerahkan kekuatan itu pada jiwa yang elok ini, jiwa yang baru hadir di hidupku. Perkenalan yang baru beberapa bulan tak membuat aku lama mengenal sosoknya. Dialah yang menemaniku dalam kegalauan ini. Aku juluki dia “Sang Pemberontak yang Diam”. Ada apa dengan julukan itu?...

Penjaga Bulan

Asal itu begitu gelap, merekat dalam dekapan kalbu pada sebuah wacana simbol penuh gaya. Aku termenung, bersama jutaan asa yang siap ku sapa. Ya, siap dengan segala keputusan dan hal yang terjadi. Aku telah mengambil langkah, memutuskan segala perkara yang menjadi kabut semata, Awalnya indah... Mempesona.. Membuat jiwa menari dalam dekapan ukhuwah, rindu, ikatan yang terjaga Kami para penjaga bulan sejati merasakan nikmatnya menjadi seorang pelayan yang dikasihi oleh bulan yang begitu besar maknanya. Bersama penjaga-penjaga bulan yang setia itu, kami bernaung di dalamnya Membangun sebuah rumah bagi kami semua, yang kami putuskan untuk bergabung dengan jutaan penghuni bulan lainnya untuk saling berbagi, tertawa, sedih, dan dilema. Itulah awal yang menyenangkan. Untuk selanjutnya, kau bisa bayangkan! Amanah itu membuat kami para penjaga bulan hilang kendali. Ditarik oleh gravitasi planet maupun satelit di angkasa Menaburkan rasa permusuhan, perpecahan, dan halauan suara y...